Panduan Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir Berbasis Perlindungan Anak

Hari Anak Nasional yang diperingati pada tanggal 23 juli, merupakan hari yang pantas untuk diperingati oleh seluruh masyarakat Kota Magelang, terlebih khususnya bagi anak-anak maupun para balita. Karena pada hari tersebut betapa penting peran anak-anak maupun balita dalam mencerdaskan dan memajukan pembangunan serta prestasi bangsa untuk kedepannya.

Sementara itu, kalori dapat diperoleh dari sereal, tepung beras, dan umbi-umbian. Namun, untuk bayi usia ini tidak dianjurkan diberi sayuran yang masih segar. Hal itu karena enzim-enzim pencernakan bayi belum berkembang sempurna, sehingga banyak zat-zat yang merugikan dalam sayuran segar yang dapat menghambat penyerapan berbagai zat gizi. Karena itu, untuk sayuran harus direbus dulu dan dilumatkan.

Angka kematian ibu di Indonesia bervariasi. Provinsi dengan angka kematian ibu terendah adalah DKI Jakarta dan tertinggi adalah Nusa Tenggara Barat (Profil Kesehatan 2009). Di provinsi NTB, ditemukan angka kematian ibu sebesar 99 per one hundred.000 kelahiran hidup pada tahun 2008, tahun 2009 menjadi a hundred thirty per a hundred.000 kelahiran hidup dan 2010 sebesar 114 per 100.000 kelahiran hidup.

Kementerian Kesehatan telah menetapkan berbagai Peraturan Menteri Kesehatan dan menyusun Pedoman Pelayanan Kesehatan bagi Ibu dan Bayi Baru Lahir di Puskesmas dan jaringannya. Pedoman tersebut dipergunakan sebagai acuan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan, diantaranya Pedoman Asuhan Persalinan Normal (APN), Pedoman Asuhan Bayi Baru Lahir, Pedoman Asuhan Keperawatan bagi Ibu dan Bayi, dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA), yang hanya mengatur standar pelayanan yang bersifat teknis medis, dan belum sepenuhnya berorientasi pada perlindungan anak. Untuk mencegah terjadinya kasus penculikan dan perdagangan bayi baru lahir dan meningkatkan pengetahuan petugas kesehatan di Puskesmas dan jaringannya tentang perlindungan anak, maka perlu disusun suatu Panduan Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir Berbasis Perlindungan Anak.

Menurut Soetjiningsih, pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu, yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram, pound, kilogram), ukuran panjang (cm,meter), umur tulang dan keseimbangan metabolik (retensi kalsium dan nitrogen tubuh); sedangkan perkembangan (growth) adalah bertambahnya kemampuan (ability) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s